UNIDA MENGGELAR SEMINAR NASIONAL

UNIDA MENGGELAR SEMINAR NASIONAL

Press Release

UNIDA MENGGELAR SEMINAR NASIONAL

            Pada hari Selasa, tanggal 2 Agusttus 2016 Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar Seminar Nasional dengan tema : “Strategi Penegakan Hukum Melalui Pendekatan Partisipasi Masyarakat” dengan pembicara AKBP Suyudi Ario Seto, S.H., S.Ik., M.Si. (Kepala Kepolisian Resor Bogor).  Seminar tersebut dihadiri oleh kurang lebih 300 orang peserta, serta tamu undangan. Peserta yang hadir dalam kegiatan seminar tersebut diantaranya : Para Kapolsek yang ada di Wilayah Hukum Polres Bogor, Pimpinan dan Anggota Polres Bogor. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum YPSPIAI (Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.), Rektor UNIDA sekaligus Ketua Pembina YPSPIAI (Dr. H. Dr. H. Martin Roestamy, SH.), Para Wakil Rektor, Pimpinan Pondok Pesantren Bina Tauhid UNIDA (Dr. H. Emnis Anwar, Lc, MA.), Para Dekan, Para Dosen, Para Direktur, Para Kepala Biro, serta mahasiswa dan pelajar yang ada di lingkungan Universitas Djuanda dan Perguruan Amaliyah. Seminar tersebut dibuka oleh Rektor Universitas Djuanda Dr. H. Martin Roestamy, SH., MH.

            AKBP Suyudi Ario Seto, S.H., S.Ik., M.Si. dalam materi seminarnya memaparkan, bahwa Polri dalam melaksanakan tugas pokoknya yaitu menjaga ketertiban masyarakat, penegakan hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, membutuhkan kerjasama, dukungan dari seluruh komponen bangsa, bahwa partisipasi masyarakat dalam upaya penegakan hukum sangat diperlukan, mengapa demikian karena pada dasarnya setiap kegiatan jika dilakukan secara bersama/ber-sinergi akan terasa lebih ringan dan hasil yang dicapai akan maksimal. Adapun bentuk partisipasi masyarakat dalam upaya penegakan hukum, antara lain : memberikan informasi yang jelas, kepada aparat gakkum jika terjadi/ditemukan adanya pelanggaran hukum. membantu aparat penegak hukum dalam upaya sosialisasi guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, mentaati dan patuh aturan hukum, dalam menghadapi permasalahan tidak bertindak main hakim sendiri atau melakukan pelanggaran hukum, mengawasi kinerja aparat penegak hukum, agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang, masukan dan koreksi dari pakar hukum, agar aparat penegak hukum profesional dan proposional dalam melaksanakan tugasnya.

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait